SMK NUSA DIRGANTARA LOMBOK TENGAH

Mewujudkan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan yang berkualitas prima menuju standar internasional.

SMK PENERBANGAN NUSA DIRGANTARA LOMBOK TENGAH

Menghasilkan lulusan yang kompeten di bidangnya, unggul dalam iptek, imtaq dan mandir.

SMK NUSA DIRGANTARA LOMBOK TENGAH

Menjadikan SMK Unggulan dengan siswa yang beriman dan bertaqwa kepada Allah, disiplin, cerdas, terampil, profesional, fleksibel dan berkepribadian yang mantap serta terserap di dunia usaha dan dunia industri penerbangan.

SMK NUSA DIRGANTARA LOMBOK TENGAH

Menghasilkan lulusan yang mampu berkompetisi pada era globalisasi.

SMK PENERBANGAN NUSA DIRGANTARA

Menghasilkan lulusan yang berwawasan kearifan lokal.

Tuesday, August 18, 2015

PASKIBRA SMK NUSA DIRGANTARA

PASKIBRA SMK NUSA DIRGANTARA

 
Senin tanggal 17 Agustus 2015  acara detik-detik Proklamasi Republik Indonesia Ke-70 "Ayo Kerja". Empat (4) taruna-taruni SMK Nusa Dirgantara yaitu Juni Andrian, Andika Ramdhani, Muna Aprianingsih, dan Zahiral Fitri terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA), di mana pelaksanaan upacara bendera berlangsung di Lapangan Umum Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah.


Kronologi Ditemukannya Kotak Hitam Trigana Air

Kronologi Ditemukannya Kotak Hitam Trigana Air

Rabu, 19 Agustus 2015 | 00:32 WIB
 
Pendam XVII Cenderawasih Sertu Agus Harahap, Dansi Yonif 133 Yudha Sakti penemu kotak hitam Trigana Air PK-YRN

JAYAPURA, KOMPAS.com – Tim SAR Gabungan yang beranggotakan 58 personel berhasil melakukan kerja cepat dan menemukan 54 jenazah penumpang dan kru pesawat Trigana Air PK-YRN, serta kotak hitam pesawat, Selasa (18/8/2015) siang.
Anggota Tim SAR Gabungan melalui jalur darat yang dipimpin Komandan Yonif 133/Yudha Sakti, Letkol Inf Arif Hidayat, mencapai lokasi jatuhnya pesawat di daerah perbukitan pada ketinggian 8.300 kaki setelah berjalan kaki selama 4 jam sekitar pukul 10.00 WIT. Setelah bekerja cepat sekitar 2 jam, Tim SAR Gabungan yang bekerja di jalur darat dan udara berhasil mengumpulkan 54 jenazah penumpang dan kru pesawat.
Berselang beberapa waktu kemudian, Komandan Seksi Yonif 133 Sertu Agus Harahap berhasil menemukan kotak berwarna oranye atau yang lebih dikenal dengan sebutan "black box" (kotak hitam) pesawat. Kotak itu menjadi salah satu bagian penting yang jadi target pencarian, karena berisi rekaman penerbangan (Flight Data Recorder) dan rekaman percakapan di kokpit pesawat (Cockpit Voice Recorder).
Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Letkol Inf Teguh Pudji mengatakan, kotak hitam itu ditemukan Sertu Agus anggota Yonif 133, sekitar pukul 13.30 WIT. Setelah itu, kotak hitam langsung diserahkan kepada pimpinan tim untuk diamankan. (Baca juga: Kotak Hitam Trigana Air Ditemukan)
“Sertu Agus berhasil menemukan kotak hitam di antara puing pesawat dan selanjutnya menyerahkan kepada pimpinan tim Danyon 133. Selanjutnya kotak hitam ini akan diserahkan kepada Kabasarnas untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak KNKT,” ujar Teguh Pudji melalui rilis Kodam Cenderawasih, Selasa (18/8/2015) malam.

Menurut Teguh, Batalyon 133/ Yudha Sakti yang bertugas menjaga perbatasan di wilayah Pegunungan Bintang turut dilibatkan dalam pencarian dan evakuasi pesawat Trigana Air.
Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya Bambang Soelistyo menyampaikan apresiasi kepada tim SAR gabungan yang berhasil melakukan pengangkutan korban dan menemukan kotak hitam pesawat Trigana Air dalam tempo kurang dari 48 jam.
Menurut Soelistyo, proses evakuasi ini merupakan rekor pengangkutan jenazah tercepat yang pernah dilakukan dengan medan yang sangat berat, yaitu wilayah pegunungan di Papua. (Baca: Tim SAR Dipuji karena Temukan Korban Pesawat Trigana Air Kurang dari 48 Jam)
Saat ini jenasah 54 penumpang dan kru masih berada di lokasi jatuhnya pesawat di wilayah perbukitan kampung Oksop. Renacananya, Rabu pagi jenazah akan diangkut ke Oksibil menggunakan Heli Bell milik Airfast.

Penulis: Kontributor Jayapura, Alfian Kartono
Editor : Bayu Galih

‘Fuselage’ atau bodi pesawat

‘Fuselage’ atau bodi pesawat

Kerangka badan pesawat — dibuat dengan menjiplak ‘Casa 212’ tampak depan. Caranya?
model 3D casa 212 frame
Buat separuh saja, separuhnya lagi disalin, dibalik (di’cermin’kan), lalu disambung. Salin (‘copy’), mudah; klik salinannya, klik ‘Scale/Resize’, gerakkan mouse ke arah berlawanan, ketikkan ‘-1’ (‘cermin’). Jadi, simetris, kiri sama dengan kanan.
Sambung (‘snap’) kedua segmen. Kalau tepat, garis sambung bisa dihapus; kedua segmen menyatu menjadi 1 segmen utuh (gambar kanan).
model 3D casa 212 push-pullSegmen menjadi pola atau kerangka dasar untuk membuat badan/bodi pesawat.

Badan pesawat — dibangun dengan memanjangkan kerangka bodi dengan ‘Push-Pull’ (atau tombol ‘P’), sepanjang badan pesawat.
model 3D casa 212 scale-resizePemanjangan tidak sekaligus, tetapi per bagian atau segmen seperti gambar di samping. Dibuat demikian karena ada segmen yang harus belok atau ditekuk mengikuti profil bodi pesawat (ekor). Demikian juga ruang pilot (‘cockpit’) dan hidung pesawat.
Membuat segmen: Tarik kerangka untuk segmen pertama, stop, tekan [Ctrl], lanjutkan tarik segmen ke dua, stop, tekan [Ctrl]… dst.

Profil ‘ekor’ — klik perbatasan antar segmen, klik ‘Scale/Resize’. Muncul tombol-tombol, pilih tombol tengah bawah. Dorong sampai sesuai profil pesawat.
Untuk profil atas, gunakan tombol tengah atas.
Hasil akhir bodi samping bagian ‘ekor’ seperti gambar kanan bawah.

Profil ‘cockpit’ dan ‘hidung’ — profil lengkung ‘hidung’ dan ‘kokpit’ memerlukan banyak segmen berukuran kecil. Membuat segmen sama saja dengan ‘ekor’ tetapi kita akan membuat dengan cara cepat.
model 3D casa 212 push-pull-ctrlKlik ‘Push-Pull’, tarik, stop, klik [Ctrl], ‘klik-klik’ dan lanjutkan hanya dengan klik [Ctrl] dan ‘klik-klik’.
Memanjang sendiri! Coba ‘deh.
model 3D casa 212 finalSelanjutnya membentuk profil. Seperti tadi klik bidang perbatasan antar segmen, klik ‘Scale/Resize’. Pilih tombol dan tekan atau tarik hingga sesuai profil pesawat.

Tampak atas — tadi itu untuk bodi pesawat tampak samping. Kita sempurnakan membentuk profil tampak atas. Tidak perlu gambar lagi ‘kan, ya. Cara kerjanya idem, sama saja.
Hasil akhir model bodi pesawat seperti gambar. Siap dipasangi ‘asesoris’ sayap, ekor, mesin, roda, jendela, kokpit. Cantik!

Model 3D Pesawat Terbang Casa 212

model 3d pesawat terbang casa 212Membuat model 3D pesawat terbang Casa 212 tentu lebih sulit dibanding 2D. ‘Ya iyalah. Bisakah dipermudah? Di internet ada yang membedah model 3D. Sayang cuma sepotong. Dirahasiakan? ‘Ah masa.
Tidak puas dan coba-coba saja sendiri. Berikut hasilnya.

Diagram Casa 212 posting lalu dipakai lagi. Diagram dipecah menjadi gambar proyeksi pesawat 3 arah: depan, samping, atas. Ketiga gambar jadi modal membangun model.
Teorinya dimulai dari (1) membuat irisan badan pesawat (bodi, fuselage), (2) irisan di”tarik” sepanjang badan pesawat menggunakan tool ‘Push-Pull’ (atau tombol ‘P’) (3) badan pesawat dibentuk mengikuti profil badan pesawat menggunakan tool ‘Scale/Resize’ (atau tombol ‘S’)
(4) selesai.